h1

LASRIL


Selama dalam perjalanan menggeluti seni sudah sejak dari SD senang pelajaran menggambar, kalau tiba waktu pelajaran menggambar dari rumah sudah saya siapkan untuk menggambar apa nantinya, baik itu berupa gambar pahlawan Diponegoro, Suasana Perang, Hewan, berupa dari buku atau sobekan kertas. Pelajaran yang saya senangi selain itu juga berupa kesenian Kerajinan membuat barang seni prakarya,
dan di SMP baru mulai membuat gambar memakai cat air, walaupun belum begitu bisa mencampur warna-warna yang satu dengan yang lainya, itupun saya amati dengan sering melihat orang membuat kartu ucapan di kantor Pos di Jatinegara dengan cat air, disanalah saya sering melihat dan mencobanya di rumah di kala ada waktu senggang, hingga lukisan saya banyak akhirnya, dengan menggunakan kertas bufalo yang saya beli di pasar Toko kertas di Jatinegara.
Disamping itu saya mulai menggambar Cartoon, saya juga sering juga sih guyon (melucu) diantara teman, Kalau Film Cartoon, itu Film yang saya gemari, di samping itu saya juga membuat Cartoon, awal-awalnya saya membuatnya pada buku yang saya buat sendiri dari kertas HVS, nah disanalah saya buat cartoon itu lembar demi lembar terkadang teman melihat karya saya yang baru saya buat, sampai saya buat hingga tiga buah buku. Pertama saya mengirim gambar cartoon ke Redaksi POSKOTA, baru menjelajah ke koran
SUARA PEMBARUAN, SINAR HARAPAN, KOMPAS, JAYAKARTA, PELITA, POSKOTA

SINAR PAGI, TRIBUN, MONITOR, BOLA, ANANDA,

TINJU INDONESIA (Surabaya), KARTINI, HUMOR, WARTAKOTA

INTI JAYA (yang pernah saya tidak di bayar dalam penerbitannya) WARNASARI
hingga kini saya mulai mengirimkna karya ke luar negri terutama di IRANCARTOON yang sring saya liat di internet. Lomba cartoon diberbagai negara di antaranya pernah mendapat hadiah uang sebesar 2 juta di tahun 1992 dan medali silfer dalam katagori Honorebelmention dari JEPANG, setahun selanjutnya medali perunggu, dan silver lagi, itu juga dari JEPANG. Mengikuti perlombaan Cartoon saya ikuti hingga kini.
Dimasa SMA baru mulai mengikuti berbagai perlombaan Lukis, Poster, Logo, maka bertemu dan berkenalan diantara peserta lomba, tidak hanya sampai di situ saja saya sering memberi kabar yang pada saat itu hanya melalui surat, kalau ada lomba lagi maka saling berbagi informasi, dan akhirnya terbentuklah perkumpulannya dengan nama “SENJA” nama itu di buat oleh Chairoel RZ, kawan pertama saya dan dia juga ternyata perestasi banyak sekali, hingga anggotanya pada waktu itu mencapai 15 an lebih pada waktu itu, “SENJA” termasuk perkumpulan cartoonis pertama di Jakarta baru setelah itu muncul dengan nama perkara “PERKARA” dari IKIP Rawamangun.

Raja KuasaKicau Burung

PRESTASI MENGIKUTI PERLOMBAAN

Disini saya cantumkan daftar semasa mengikiti perlombaan sejak SMA, di setiap mengikuti perlombaan saya cantumkan kedalam buku kecil, yang kini sudah berjumlah 150 kali lebih mengikuti perlombaan baik itu LUKIS, LOGO, POSTER, CARTOON, juga CARICATUR .
Yang patinya setiap ada perlombaan saya ikut ya itung-itung uji nyali dan mencari kesibukan di hari liburkarena biasanya perlombaannya pada hari itu, berita itu saya dapat dari poster di jalan, koran juga hingga kini, dan beralih mencari di Internet yang lebih luas lagi.
01. Juara I Lomba lukis di SLB ‘ZINIA’ Tebet 1985
02. Juara I Lomba logo IPB se Jakarta – Bogor 1985
03. Juara 3 Lomba lukis apotk hidup di TMII 1986
04. Juara I Lomba Caricature Persahabatan Jepang-Indonesia 1989
05. Juara 3 Lomba Caricature “Hari Tanpa Tembakau Sedunia” 1990
06. Nominasi 39 besar Contest Carton (Yumiuri Shimbun) Jepang 1994
07. Juara 4 Lomba logo majalah ‘Anita Cemerlang’ 1994
08. Juara 3 Lomba poster ‘LAUTKU BERSIH’ 1995
09. Juara 4 Lomba poster Jantung Sehat 1995
10. Nominasi 30 besar Contest Carton (Yumiuri Shimbun) Jepang 1995
11. Honorable prize Yumiuri Shimbun – Jepang 1996
12. Juara 4 Lomba Caricature toko buku Maruzen 1997

SUDAH 200 kali lebih dalam mengikuti berbagai perlombaan & media

Di media KIPAS (di Hotel Mandarin HI)
TONGSAMPAH (TMII)
TEMPIKAR (tempayan) ( IKIP Jakarta),
KANVAS 50 m bersama sama (TIM),

KARYA SEMASA MENGIKUTI BERBAGAI LOMBA


LOGO PERUMNAS

2 logo Perumnas ini dalam rangka mengikuti perlombaan

LOGO MUSEUM


LOGO ISL 2008

Sudah saya buat logo ISL dengan 5 macam bentuk namun blum tembus juga.

LOGO BKPM 2008

logo ini yang gagal saya sertakan dalam perlombaannya

LOGO ICCAP IX 2008

LOGO KOMNAS HAM

LOGO PUNDIYANG GAGAL SAYA PERLOMBAKAN

LOGO PT POS INDONESIA

LOGO POS INDONESIA 3

LOGO POS INDONESIA 1

LOGO POS INDONESIA 2

PIAGAM SELAMA PERLOMBAAN

9 komentar

  1. keren buanget dech…….


  2. Terimakasih atas tanggapannya Eeeee sori emangnya dangdut …..eheheh

    maksudnya atas perhatiaanya ………… lah kok sedikit abanget ya ngomongnya
    tapi ok juga …………. dalem kalinyaaaaaaa………….


  3. wow, banyak banget prestasinya. salam kenal mas, saya juga seneng ikutan lomba2 khususnya logo, saling berbagi info ya mas, kalo ada lomba2 lagi. jangan lupa main ke blog ku ya… http://www.lomba-logo.co.nr

    thanks and success


  4. wow….
    mantab bosz! salam kenal dari saya, kalo ada info lomba logo kasih tau saya ya bosz!

    terima kasih, yaqiendesign


  5. hi…
    boleh komentar…karya anda menurut saya sangat biasa saja..untuk Logo ga ada yang menjual, warna yang dipilih terlalu primer,kombinasi warna juga sangat kaku. terkesan sangat murahan sehingga nirmana nya ngga kena, komposisi juga awut2an, konsepnya linier baget.ini lum baca diskripsinya lho.
    intinya desain anda mentah..(komentar sebagai praktisi desain grafis)
    untuk logo kantor pos yang gambar burung kiri atas, itu lagi pusing ya burung nya..tambahin bintang2 lebih ok..
    untuk ilustrasi juga biasa banget.harus banyak latihan sketsa..mata kuliah nirmana, sketsa, gambar bentuk, dan perspektif dapat membantu anda untuk lebih hebat

    desainer sejati berani di kritik, di caci untuk berprestasi.butuh proses.thanks..


  6. trimakasih atas kritikannya nah makanya dengan melalui kritikan ini akan menuju kesempurnaan dan tahu mana yang akan mengalami perubahan atau proses nantinya makanya kritikan membangun itu perlu ja. jadi tahu kekurangannya thanks


  7. Komentar terakhir jangan didengerin, bahasanya… dosen banget. Gue anak seni rupa sebal banget dengerin dosen yang ngoceh sana-sini, namun ndak bisa membuktikan karyanya melebihi mahasiswanya. Kebanyakan mereka memang sakit. Kebetulan aja nasibnya jadi dosen. Gue punya dosen yang gak punya prestasi apa-apa… Tapi ngomongnya ….


  8. ya begitu deh…karna bicara…nantinya bakal terlihat juga sih…..ya pada karyanya pribadinya juga mana yg bisa membuktikan…..bicara apa karya…..


  9. trimakasih atas kunjungannya di blog saya,
    sebuah kritikan itu perlu sekali karna itu sebagai penuntun menuju kelurusan dan kesadaran bahkan kita merasa beruntung sekali berarti dia sayang pada kita, karna kalau itu tak ada tak akan jadi perubahan…..



Tinggalkan sebuah Komentar